Rabu, 09 Mei 2018

5 Cara Meningkatkan Motivasi Belajar, Agar Belajarmu menjadi Menyenangkan



1. Buatlah Agenda Belajar

Hal pertama jika kamu ingin meningkatkan motivasi belajar adalah dengan membuat perencanaan yang jelas. Jika kamu belajar tanpa tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya, maka kamu akan menghabiskan waktu untuk hal-hal yang kurang penting, fokusmu menjadi teralihkan dan kamu bisa kewalahan.
Cara membuat agenda belajar :
  • Buatlah daftar item apa saja yang hendak kamu pelajari.
  • Batasilah setiap item dengan jumlah waktu tertentu.
  • Buatlah agenda harian, mingguan dan bulanan.
2. Pahamilah Bagaimana Gaya Belajar Kamu
Setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda-beda. Dan setiap metode pembelajaran memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut beberapa kiat mengenai gaya belajar:

Visual

pexels.com
Pembelajar visual bisa belajar dengan baik dengan menggunakan foto, gambar dan pemahaman tata ruang. Jika kamu bertipe visual, maka diagaram dan grafik bisa sangat membantu. Tandailah setiap tema dengan menggunakan warna yang berbeda.
Kamu juga dapat mengguankan flow chart ketika mencatat suatu hal untuk mendapatkan gambaran yang jelas dari konsep tertentu.

Auditori

pixabay.com
Pembelajar auditori bisa belajar dengan baik melalui bunyi. Gunakanlah rekaman pembelajaran dan memutarnya kembali, berbicara dengan ahlinya atau berdiskusi dengan kelompok. Kamu juga akan lebih nyaman dengan mendengarkan musik disaat belajar.

Kinestetik

Pembelajar kinestetik akan belajar dengan baik melaui penggunaan badan, lengan dan keterampilan. Kamu dapat melatih diri dengan mencari kata-kata untuk memperkuat pembelajaran, menggunakan komputer untuk mengetes kemampuan dan mengingat suatu hal ketika sedang berjalan.
Untuk kamu yang belum mengetahui tentang gaya belajar yang baik, kamu bisa mencoba semuanya. Gunakanlah gaya belajar yang menurutmu paling nyaman, agar cara meningkatkan motivasi belajar kita semakin menyenangkan.

3. Istirahatlah

500px.com
Istirahat juga merupakan faktor penting dalam meningkatkan motivasi belajar. Tidak ada orang yang mampu belajar terus-menerus di depan komputer, meja atau buku teks tanpa berhenti. Dengan beristirahat yang cukup kamu bisa mendapatkan energi untuk dapat belajar kembali.
Pastikan kamu beristirahat selama 10 sampai 20 menit dalam setiap waktu pembelajaran. Kamu bisa mencoba dengan cara meditasi yang benar, menggerakkan badan atau makan camilan selama waktu istirahat.

4. Hindari Gangguan Selama Belajar

Untuk menciptakan suasana belajar yang baik, hindarilah gangguan sebisa mungkin. Buatlah aturan untuk tidak bermain gadget, membuka sosial media dan melihat televisi selama waktu belajar. Jangan duduk disamping orang yang berisik atau orang yang mencoba mengajak ngobrol dengan kamu.
Lihatlah disekeliling kamu dan pastikan tidak ada sesuatu yang dapat mengalihkan perhatian ketika kamu sedang belajar.

5. Belajarlah dalam Suasana yang Baik

pexels.comSebenarnya tidak ada namanya suasana terbaik, mengenai hal itu hanya kamu yang bisa menentukannya sendiri. Sebagian orang memilih belajar di suasana santai kedai kopi, beberapa lagi memilih suasana yang benar-benar sunyi seperti kamar tidurnya, ada juga yang nyaman belajar di taman atau suasana outdoor, dan mungkin juga merasa lebih mudah jika berada di perpustakaan.Nah, mulai sekarang cobalah menemukan suasana yang menurut kamu paling baik. Dengan begitu motivasi belajar kamu perlahan namun pasti bisa 








sumber:https://notepam.com
  

danu ariyanto
ap 201


 

8 Rahasia untuk Mencapai Karir yang Sukses


1. Izinkan dirimu untuk gagal Kegagalan memang menyakitkan tetapi sebenarnya adalah jalan menuju kesuksesan. Chanie Wilschanski, seorang pelatih kepemimpinan untuk anak usia dini, berkata, memaksa diri untuk keluar dari zona nyaman akan membantu kita mengembangkan keterampilan baru dan mendorong kita untuk mengambil lebih banyak risiko. "Kamu perlahan mulai merasa lebih nyaman dengan proses 'gagal maju' ini. Kamu mungkin tidak akan menang tetapi Kamu masih terus melangkah maju," ucapnya. Berjanjilah pada diri sendiri sekali dalam seminggu, Kamu akan mencoba sesuatu yang baru, sehingga Kamu tidak takut akan kegagalan. Misalnya, cobalah kesampingkan sifat introvertmu dan bergabunglah dengan rekan kerja lainnya untuk makan siang. Yah, Kamu bisa melakukannya setidaknya sekali saja dalam seminggu. Kamu juga bisa mencoba bertanya pada atasan tentang tugas tertentu yang bisa kamu kerjakan. "Jika usahamu tidak berhasil, coba pandang ini sebagai jalan terbukanya kesempatan kedua bukan sebuah kegagalan," kata Wilschanski. Begitu Kamu menerima bahwa hasilnya mungkin tidak seperti yang Kamu harapkan, Kamu akan memiliki kebebasan untuk mencoba hal-hal baru. Bahkan mulai berkembang di area yang dulu merupakan kelemahan dalam dirimu. Baca: Jangan Takut Menyalahkan Diri ketika Gagal

 2. Mintalah bantuan rekan kerja sebelum atasan Ketika Kamu menemukan tugas yang sangat berat, mungkin Kamu akan langsung berpikir untuk langsung meminta bantuan atasan. Namun, sebaiknya Kamu meminta ide dari rekan kerja terlebih dahulu sebelum meminta saran dari atasanmu. Setelah itu, baru Kamu ajukan ide tersebut pada atasanmu. Cara ini akan membuatmu mengenali kekuatan rekan kerjamu dan menambah kekompakan dalam tim. Ini juga akan menambah nilaimu di mata atasan. "Saat ada promosi, Kamu berada di 'radar' bosmu sebagai seseorang yang pekerja keras dan pekerja hebat," kata Wilschanski.

 3. Ramah terhadap rekan kerja Rekan kerja bukanlah pesaing tetapi mereka adalah timmu. Bekerja dengan tim mendorong orang lain untuk melangkah maju sebaik mungkin, membawa ide yang lebih baik dan hari kerja yang lebih menyenangkan. "Ini memberi bos banyak kegembiraan. Perusahaan merasa berbeda saat pekerjanya saling bersahabat," ucap Wilschanski. Sebagai permulaan, menurut Wilschanski, sebisa mungkin Kamu harus menjaga perkataan yang tak sopan. Lalu, Kamu bisa mencoba mengajak rekan kerjamu untuk makan siang bersama atau menawarkan bantuan saat ada rekan kerja yang kesusahan. Baca: Orang yang Semangat Bangun Pagi Lebih Sukses

 4. Jangan takut terlihat lemah "Alasan orang takut meminta pertolongan adalah mereka takut terlihat tidak kompeten," kata Wilschanski. Jika Kamu terjebak dalam kesulitan, meminta bantuan bisa menjadi satu-satunya cara untuk melangkah maju. Untuk mendapatkan dorongan tanpa merasa lemah, coba hampiri rekan kerja atau atasanmu dengan sejumlah solusi dan bukan hanya memberikan pertanyaan. "Lakukan semua pekerjaan yang Kamu bisa sebelum meminta pertolongan dan siapkan beberapa gagasan untuk menunjukan pemikiran kreatifmu," kata Wilschanski.

 5. Memberi ide saat rapat Jika Kamu seorang introvert, Kamu mungkin benci untuk menyatakan pendapat saat rapat. Gugup saat berbicara di depan banyak orang itu wajar. Tapi, jangan sampai rasa gugup itu menghalangi semua ide brilian dalam kepalamu. "Orang paling pendiam biasanya memiliki gagasan paling cemerlang," ucap Wilschanski. Nah, agar mempermudah dirimu saat mengajukan pendapat, Wilschanski menyarankan agar Kamu meminta bantuan temanmu untuk membuat sesi atau menyediakan waktu agar kamu bisa mengungkapkan ide-idemu. Misalnya, jika Kamu sedang dalam rapat untuk mendiskusikan sebuah proyek yang sangat Kamu minati, mintalah rekan kerja tersebut untuk mengatakan bahwa Kamu memiliki ide cemerlang di hadapan semua peserta rapat. Berikan dirimu kesempatan untuk menyiapkan semua hal yang membuatmu terlihat kuat di hadapan banyak orang. 

6. Pelajari bagaimana rekan kerjamu ingin dihargai Menunjukkan apresiasi membuat semangat dalam tim semakin meningkat dan mendorong mereka untuk terus bekerja dengan lebih baik. Mengatakan 'terima kasih' adalah sebuah permulaan, namun mengetahui bagaimana setiap orang suka 'diakui' dapat membuatmu menonjol di mata mereka. "Beberapa orang menyukai ketika setiap orang bertepuk tangan untuk mereka dalam sebuah pertemuan, sementara yang lain lebih suka mendengar pujian yang diucapkan secara pribadi," kata Wilschanski. Lalu, jika rekan kerjamu suka diberi pujian secara pribadi, Kamu bisa mencoba memberikannya kejutan kecil seperti memberinya kue sebagai apresiasi atas prestasi yang diraihnya. Baca: Jangan Pelit Pujian pada Rekan Kerja 

7. Jangan takut untuk sedikit membual Jika Kamu telah bekerja keras untuk berubah menjadi lebih baik, Kamu pasti merasa frustasi saat usahamu ini tidak diakui oleh atasanmu. "Hanya karena manajermu belum memberi selamat kepadamu karena proyek yang Kamu kerjakan telah selesai lebih awal, atau karena melakukan pekerjaan ekstra tidak berarti dia tidak memperhatikannya," kata Wilschanski. Demi memastikan kerja kerasmu tidak luput dari perhatian, coba tunjukan hal tersebut dengan cara yang sopan. Buatlah kerja kerasmu terlihat dengan mengatakan, proyek yang Kamu kerjakan benar-benar sulit. Lalu, sebutkan betapa bangganya dirimu terhadap apa yang telah Kamu lakukan untuk menyelesaikan proyek tersebut. "Kamu harus membalikan situasi untuk meraih keunggulan dan tunjukkan pada bos-mu apa yang sudah kamu lakukan," kata Wilschanski. Atasanmu akan senang dengan kerja kerasmu, dan kemungkinan akan berterima kasih atas usaha ekstra tersebut. 

8. Sering melakukan "brainstorming" Jika Kamu seorang atasan dan ada seorang karyawan yang datang menghampirimu untuk meminta pertolongan, mintalah dia melakukan brainstorming sebelum Kamu mendiskusikan solusinya. Tanyakan kepada karyawan tersebut apakah dia punya ide. Jika jawabannya tidak, mintalah orang tersebut untuk memikirkannya dan tinggalkanlah ruanganmu dengan alasan Kamu akan membuat secangkir kopi. "Meninggalkan ruangan memungkinkan karyawan untuk berpikir karena kehadiran bos bisa sangat menakutkan," kata Wilchanski. Menurut Wilchanski, meminta karyawan untuk 'melenturkan' otak mereka akan membuat seluruh tim lebih pintar dan lebih kreatif. Mintalah mereka mencoba teknik brainstorming untuk mengundang ide baru.

NAMA; ABDURRACHMAN
SUMBER; lifestyle.kompas.com
Motivasi Semangat Kuliah

Motivasi Semangat Kuliah

Tentu saja, setiap pekerjaan membutuhkan motivasi dan beberapa motivasi tersebut bahkan tidak terbayangkan oleh anda. Berikut saya rangkumkan motivasi kerja yang biasa karyawan miliki.

Mahasiswa yang dengan giat melakukan pekerjaan rumah setiap hari sudah jarang ditemui. Kalaupun ada juga, paling cuma sedikit. Setiap orang membutuhkan dorongan motivasi, dan kamu akan terkejut dengan apa yang bisa dilakukan oleh sebuah inspirasi tentang opinimu yang menganggap bahwa tugas PR adalah hal yang “sia-sia”. Meskipun jika kamu tidak melihat titik penting dari mengerjakan PR, kamu akan melihat sebuah titik ketika kamu mendapat nilai bagus. 
Jadi, simak berikut ini dan pelajari bagaimana untuk menjadi seorang mahasiswa yang lebih termotivasi.
Ubah perspektif  atau cara pandanganmu
Kamu tidak bisa membentuk pondasi untuk pengetahuan di masa depanmu dan keterampilanmu tanpa mengerjakan pekerjaan rumah, tidak peduli seberapa tidak bergunanya PR itu kelihatannya. Bahkan, topik-topik yang tidak membangkitkan sedikit daya tarik pun tetap penting, walaupun sekedar untuk pengetahuan umum dan pengembangan sebagai pribadi. Jika kamu tidak menyukai aljabar, kamu mungkin akan mengerti pentingnya hal ini ketika menyadari bahwa ini merupakan dasar dari ekonomi, bisnis, sains, dan  itu bidang studi lainnya. Ketika berbicara tentang PR bahasa Inggris, kamu perlu memahami bahwa penulisan makalah merupakan keterampilan yang penting untuk dipelajari jika kamu ingin menjadi mahasiswa yang sukses di perguruan tinggi. 
Jadilah ahli di salah satu bidang
Tidak ada mahasiswa yang benar-benar suka dengan semua mata kuliah. Pastinya setiap orang lebih unggul dalam beberapa bidang. Yang perlu kamu lakukan adalah fokus sedikit lebih banyak pada bidang yang sangat kamu sukai, dan bersikap serius untuk mempelajarinya lebih lanjut. Mungkin kamu bisa memulai sebuah blog yang terkait dengan bidang yang kamu sukai atau gemari dan menjadi ahli dalam bidang tersebut. Lakukan penelitian lebih mendalam, jadilah lebih terlibat dan nikmati bidang yang kamu minati.
Namun, hal ini tidak harus membuatmu mengabaikan pekerjaan rumah lain yang kamu miliki; pada kenyataannya, justru pekerjaan rumah yang tidak kamu minati akan membantumu menjadi lebih toleran terhadap topik yang tidak terlalu menarik bagimu. Anggap topik yang kurang kamu sukai sebagai "batu loncatan pendukung" untuk jalur karirmu di masa depan nanti.
Jangan takut persaingan
Kamu tidak perlu menjinakkan semangat kompetitifmu. Bahkan, hal ini sebenarnya dapat membantumu menjadi seorang mahasiswa yang lebih rajin dan senang saat melakukan pekerjaan rumah dan membuat prestasi yang lebih baik,daripada mahasiswa lainnya di kelas. Menjadi kompetitif bukan berarti kamu harus menjadi teman sekelas yang tidak disukai mahasiswa lain.
Kamu dapat bergabung dengan satu atau dua teman dan menginspirasi satu sama lain untuk berbuat lebih baik dalam semua mata pelajaran. Persaingan yang sehat dapat menjadi motivasi yang sangat inspiratif, jika kamu tahu bagaimana mendekatinya. 
Sumber : http://www.berkuliah.com/2014/10/5-tips-motivasi-semangat-mahasiswa-agar-selalu.html

Cara Memotivasi Diri Agar Semangat Mengerjakan Skripsi



 Meraih gelar sarjana dengan pencapaian yang baik dalam waktu yang tepat tentunya menjadi dambaan setiap mahasiswa. Di Indonesia sendiri, setiap tanggal 29 September diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional. Hari peringatan ini merupakan bentuk apresiasi bagi para putra-putri Indonesia yang telah berhasil melalui jenjang 'sekolah tinggi' dan mencapai strata intelektualitas yang nantinya akan memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara. Hari Sarjana Nasional juga momentum yang tepat untuk mengevaluasi pelaksanaan pendidikan di jenjang perguruan tinggi, sekaligus sebagai evaluasi dari diri mahasiswa sendiri mengenai pencapaiannya.
Salah satu persyaratan untuk meraih gelar sarjana adalah mengerjakan tugas akhir atau skripsi. Pada tahap akhir pendidikan, mahasiswa diwajibkan untuk membuat dan memaparkan hasil penelitian dalam bentuk karya tulis ilmiah. Skripsi memadukan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam mengungkapkan suatu gagasan untuk memecahkan suatu permasalahan melalui proses riset dan analisis sesuai dengan bidang keilmuannya. Karena bersifat wajib dan menjadi mata kuliah, maka mau tak mau mahasiswa harus menyelesaikan kewajiban tersebut.
Nah, buat kamu yang masih merasa enggan mengerjakan skripsi, berikut cara jitu yang bisa memotivasi diri agar semangat mengerjakan skripsi:

1. Pilih tempat yang nyaman

Posisi menentukan prestasi
Ungkapan tersebut tidak hanya berlaku ketika menerima masa perkuliahan, tetapi juga saat mengerjakan skripsi. Pilihan tempat untuk mengerjakan skripsi menjadi sangat penting karena akan mempengaruhi mood kamu. Kalau sudah bad mood, bukan nggak mungkin kamu malah semakin tidak bersemangat mengerjakan tugas akhirmu.
Pilihlah tempat-tempat yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhan. Jika selama mengerjakan skripsi hanya di dalam kamar yang selalu bikin pikiranmu ruwet dan kehilangan inspirasi, maka sebaiknya segera pindah lokasi. Pemilihan tempat disarankan yang sejuk, tenang dan didatangi oleh banyak orang. Misalnya taman, kafe maupun perpustakaan. Ketika berada di tempat baru, kamu akan mendapatkan suasana baru yang harapannya akan membawa energi positif bagi kelancaran skripsimu. Kesempatan untuk 'gagal fokus' juga akan berkurang ketika banyak orang berada di sekelilingmu. Mereka mungkin melihat setiap gerak-gerikmu. Apa nggak malu cuma nulis bab satu lalu selanjutnya main melulu?

2. Ingat Prinsip “Ibu Mengandung”

Kehamilan normal biasanya berlangsung selama 38-40 minggu atau sekitar 9 bulan persalinan. Jika lebih lama dari jangka waktu tersebut, maka kehamilan dianggap lewat waktu dan dilakukan tindakan untuk melahirkan bayi dengan segera. Nah, prinsip mengandung selama 9 bulan ini wajib dihayati oleh para mahasiswa yang lagi mengerjakan skripsi.
Makin cepat selesai tentunya makin bagus, tetapi akan sama saja jika mengerjakannya asal-asalan. Ketika memasuki masa skripsi, kamu perlu membuat timeline sendiri sesuai dengan kemampuan. Jangan terlalu santai, tapi juga jangan terlalu muluk-muluk. Sembilan bulan merupakan waktu yang cukup lama untuk menentukan judul, menyusun proposal, melakukan penelitian dan menuliskan hasilnya. Tentu saja hal ini harus dibarengi oleh perencanaan yang matang, berikut strateginya agar kamu bisa menaklukkan skripsi dan dosen pembimbing dengan mudah. Prinsip ibu mengandung ini harus terus diingat. Jika tidak akan dilakukan tindakan segera berupa drop out, seperti halnya melahirkan bayi dalam kandungan tersebut.

3. Pesan Pernak-Pernik Wisuda

Siapa yang nggak tergoda dengan hadiah-hadiah khas wisuda ini? Ragamnya sangat banyak mulai dari makanan, boneka, buket bunga, hadiah-hadiah handmade hingga selempang yang bertuliskan nama dengan gelar sarjanamu. Sebelum kamu mendapatkan dari orang lain di hari kelulusanmu, boleh dong kalau misalnya kamu mau pesan dulu biar siap untuk hari H? Ketika benda-benda lucu ini dapat kamu lihat setiap hari, pastinya akan tumbuh keinginan untuk segera mengenakannya dan memamerkannya kepada orang lain di hari bahagiamu nanti. Motivasi juga bisa datang dari mana saja, kan?

4. Datang ke Wisudaan

Ada yang bilang bahwa motivasi terbesar dalam hidup datangnya dari diri sendiri. Datang ke wisudaan merupakan salah satu cara memotivasi diri sendiri agar bisa segera lulus. Ketika datang ke wisudaan teman seangkatan, pasti perasaan jadi nggak karuan. Bahagia campur ngenes juga. Ikut bahagia karena perjuangan teman akhirnya terbayarkan dengan sempurna, tapi ngenes karena kita sendiri masih nggak ada gregetnya buat lulus. Setelah melihat dia menggunakan toga, muncul pertanyaan dalam dirimu "apakah kamu mau selamanya jadi mahasiswa?"
Wisuda bisa jadi momentum titik balik kamu. Euforia meraih gelar sarjana tentu saja sangat terasa di hari itu. Tidak hanya mengenakan pakaian terbaik dan berias agar penampilan makin menarik, tetapi juga merupakan salah satu kejadian tak terlupakan sebagai pencapaian dalam hidup. Setelah wisuda, kamu sudah sepenuhnya mandiri dan mampu menentukan nasibmu sendiri.

5. Buat janji dengan orang terdekat

Tak bisa dipungkiri bahwa kamu juga butuh dukungan dari orang-orang terdekat untuk segera lulus. Salah satu cara yang dapat membuat kamu makin semangat adalah dengan buat janji pada mereka lalu buktikan bahwa kamu nggak pernah main-main dengan hal itu. Sebuah janji harus ditepati, maka kamu harus berusaha untuk tidak mengingkari!
Selain buat janji, minta mereka untuk selalu mengingatkanmu untuk menjalani kewajiban itu. Berdoa bersama dan saling menguatkan antar teman seangkatan juga ampuh untuk mengobarkan semangat kamu lagi ketika sedang lelah dan putus asa. Ingatkan saja dirimu bahwa mereka yang namanya kamu cantumkan di lembar persembahan skripsimu akan bangga dan bahagia ketika kamu mewujudkannya, tak hanya sekedar kata.
Nah, sudah siapkah kamu menjadi seorang sarjana?
Source: https://www.hipwee.com
Dimas Rusulahaqiqi
Ap-201

CARA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA

CARA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA

Cara Untuk Meningkatkan Motivasi Kerja

Karyawan adalah salah satu sumber daya terpenting bagi setiap perusahaan untuk mencapai tujuannya. Berbeda dengan sumber-sumber daya lainnya, Karyawan adalah sumber daya yang sangat spesifik karena mempunyai perilaku dan perasaan serta memiliki akal dan tujuan pribadi masing-masing. Karenanya, mengelola sumber daya manusia (karyawan) menjadi salah satu hal yang sangat penting dalam menjalankan mewujudkan visi dan misi perusahaan.
Jika anda pernah mempelajari ilmu kepemimpinan atau cara mengelola manusia, Anda dapat mempraktekkan ilmu yang anda pelajari langsung di tempat anda bekerja. Apalagi jika anda memiliki posisi sebagai pemimpin suatu divisi di perusahaan. Berikut ini beberapa Tips untuk meningkatkan produktivitas dan loyalitas kerja karyawan maupun bawahan anda, sehingga tujuan perusahaan bisa lebih cepat tercapai.
Berikut ini terdapat 10 Cara Untuk Meningkatkan Motivasi Kerja dan Kinerja Karyawan Anda :

1. Sediakan Lingkungan Terbaik Untuk Bekerja Bagi Karyawan Anda

via: pixabay.com
via: pixabay.com

Buat suasana santai dan kekeluargaan. Sebagian ahli sumber daya manusia (SDM) mengatakan bahwa lingkungan kerja yang nyaman memrupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas karyawan. Lingkungan kerja dapat berupa fasilitas kerja seperti: bonus, tunjangan, asuransi, suasana kerja seperti: suhu, kebisingan, udara, bau, keamanan dan lokasi.

2. Berikan Pelatihan Yang Sesuai Pada Karyawan Anda

via: unsplash.com
via: unsplash.com

Menginvestasikan dana dengan memberikan pelatihan kepada karyawan merupakan ide yang baik, karena karyawan yang pintar dapat menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan cermat. Ini bisa memberikan efisiensi waktu jangka panjang bagi perusahaan. Dengan adanya training, karyawan anda dapat melakukan pekerjaan secara lebih professional dan dapat meningkatkan semangat.

3. Fasilitas Yang Baik Dapat Menunjang Pekerjaan Karyawan Anda

via: pixabay.com
via: pixabay.com

Fasilitas kerja seperti komputer ataupun laptop adalah hal yang penting, jangan sampai karyawan ber alasan bahwa komputernya lemot sehingga pekerjaan menjadi terganggu. Berikan peralatan kerja yang pantas agar karyawan anda dapat melakukan pekerjaan secara efektif dan efisien.

4. Berikan Mereka Semangat Agar Dapat Mengerjakan Pekerjaan Dengan Baik

via: pixabay.com
via: pixabay.com

Semangati karyawan anda agar mereka yakin bahwa mereka dapat melakukan pekerjaan dengan baik, sehingga mereka terhindar dari stress. Pacu mereka untuk bisa mencari solusi sendiri terlebih dahulu. Jika mereka benar-benar butuh bantuan, baru anda turun untuk memberikan bantuan. Dengan ini, anda dapat mendidik mental karyawan sekaligus melatih rasa percaya diri karyawan anda. Berikan tantangan dan ruang kerja yang bebas pada mereka, agar mereka dapat mengembangkan kreativitasnya, ini berguna bagi perkembangan perusahaan dalam jangka panjang.

5. Selalu Dukung Usaha Karyawan Anda Selama Itu Baik Bagi Perusahaan

via: pixabay.com
via: pixabay.com

Meyakinkan mereka bahwa anda selalu mendukung mereka dalam melakukan pekerjaannya. Yakinkan bahwa mereka tidak sendiri, anda selalu siap membantu mereka jika mereka kesulitan, dengan begitu anda dapat memperoleh kepercayaan dan loyalitas para karyawan anda.

6. Berikan Tujuan Dan Target Yang Sesuai Dengan Kemampuan Karyawan Anda

via: pixabay.com
via: pixabay.com

Berikan Tujuan dan Target yang Jelas dan sesuaikan dengan kemampuan personal setiap karyawan. Anda harus mengetahui secara garis besar kemampuan bawahan anda dan bawahan anda harus tau apa yang anda inginkan dari mereka. Dengan demikian tercipta lingkungan kerja harmonis yang dapat mencapai segala tujuan maupun target yang telah anda tetapkan . Setiap karyawan harus tau yang anda inginkan dan anda memberikan tujuan dan target yang sesuai denga kemampuan mereka, dengan begitu tercipta kepuasan kerja karena setiap karyawan dapat menyelesaikan target yang anda tetapkan.

7. Dengarkan Saran Dari Karyawan Anda

via: pexels.com
via: pexels.com

Dengarkan mereka, jangan egois dan menganggap diri anda paling hebat walaupun anda adalah atasan. Anda perlu melakukan pertemuan singkat minimal setiap minggu sekali untuk melakukan pertukaran pikiran sambil berdiskusi ringan dengan karyawan ataupun bawahan anda. Dengan demikian anda dapat mengetahui harapan dan keinginan mereka terhadap perusahaan. Bukan tidak mungkin anda juga bisa mendapatkan ide-ide luar biasa yang dapat digunakan untuk kepentingan perusahaan dari pertemuan singkat tersebut.

8. Jangan Sungkan Untuk Memuji Karyawan Anda

via: pexels.com
via: pexels.com

Jangan pelit dalam memberikan pujian. Setiap orang senang mendengarkan pujian termasuk bawahan anda. Kata-kata pujian yang tepat dapat memberikan semangat kerja dan memotivasi mereka agar melakukan tugas menjadi lebih baik lagi. Beberapa kata sederhana yang dapat membuat mereka lebih bersemangat dalam bekerja, contohnya “anda telah melakukan pekerjaan dengan sangat baik bahkan melampaui harapan saya”, “saya tidak salah merekrut kamu disini, you are the right man in the right place”, “Anda telah membantu meringankan banyak beban pekerjaan saya” dan lain sebagainya.

9. Hargai Karyawan Anda Dengan Merayakan Keberhasilannya

via: unsplash.com
via: unsplash.com

Merayakan keberhasilan, pasti anda pernah mendengar kalimat “reward yourself” namun jangan lupa “reward your team”. Saya sering melakukan hal ini, setiap team yang mencapai target atau bahkan melampaui target, saya akan mengadakan perayaan kecil-kecilan, sekedar makan direstoran bersama maupun memberikan hadiah berupa makanan seperti coklat atau permen. Tentu itu tidak termasuk dengan bonus jalan-jalan maupun gaji yang mereka rasakan. Yang terpenting bukanlah harga dari pemberian, namun mereka merasa dihargai oleh anda sebagai atasan sehingga untuk kedepannya mereka akan bekerja dengan giat.

10. Berikan Penghargaan Secara Finansial Bagi Mereka Yang Berprestasi

via: pixabay.com
via: pixabay.com

Memberikan penghargaan secara Finansial merupakan hal yang penting. Tidak memberikan penghargaan kepada mereka yang bekerja dengan baik berarti membuka kesempatan bagi perusahaan kompetitor anda untuk merekrut mereka. Namun perlu diingat, karyawan yang berharap bonus terlalu tinggi dapat menyebabkan mereka putus asa jika jumlah bonus tidak sesuai harapan. Oleh karena itu, anda perlu mengarahkan mereka untuk tidak terlalu melihat “jumlah” Bonus yang didapat tetapi menilai Bonus sebagai bentuk apreasiasi perusahaan terhadap kinerja dan produktivitas mereka capai.
Jadi, seberapa siapkah anda dalam meningkatkan kualitas kinerja bawahan anda?
NAMA: ABDURRACHMAN
SUMBER: /urusandunia.com