TIPS MENGHADAPI DUNIA KERJA

shares |

Helatan Career Days merupakan salah satu event yang dinanti olehjobseeker, terutama bagi mereka yang telah lulus dari jenjang pendidikan universitas dan memasuki usia kerja. Di UGM sendiri, career days diselenggarakan oleh ECC UGM secara rutin minimal dua kali selama satu tahun. Untuk tahun 2013, ECC menyelenggarakan Career Days selama dua kali, yaitu di bulan Februari lalu dan November kali ini. Tidak hanya dari UGM saja, jobseeker dari berbagai universitas lain juga ikut meramaikan helatan ini. Seperti dari UII, UNY, UNDIP, dan berbagai universitas lain di Yogyakarta dan sekitarnya.
Selama helatan ini dilaksanakan, jumlah perusahaan yang berpartisipasi didominasi oleh mereka yang bergerak di bidang engineering. Menurut Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng, D.Eng., hal ini tidak semata-mata dikarenakan ECC yang berpusat di fakultas teknik. Perusahaan yang mengikuti acara ini adalah perusahaan yang memang telah menjalin kerjasama dengan ECC sejak lama, dan secara kebetulan, kebanyakan memang bergerak di bidang teknik. Namun demikian, meskipun jumlah jobseeker dari fakultas teknik yang hadir memiliki persentase terbesar, mahasiswa dari fakultas lain pun jumlahnya sangat banyak.

Tingkatkan Kemampuan Berkomunikasi

Menurut Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni UGM, Prof. Ir. Dwikorita Karnawati M.Sc,. Ph.D, kualitas alumni UGM dalam dunia kerja memang dinilai cukup memuaskan. Terutama dari perusahaan yang bergerak di bidang teknik dan pertanian. Namun, beberapa keluhan juga menjadi masukan. Ketidakpuasan yang paling sering terdengar dari perusahaan adalah kemampuan dalam menjalin komunikasi yang baik. Penentuan syarat penerimaan pekerja oleh perusahaan memang berbeda-beda. Sebisa mungkin, perusahaan akan mencari calon yang paling sesuai dengan yang dibutuhkan.

Selama ini, banyak yang mengatakan bahwa jobseeker cenderung tidak terlalu peduli terhadappassion mereka. Mereka tidak menyesuaikan antara karakter mereka dengan perusahaan yang dimasuki. Sebagai contoh, seseorang yang suka bekerja di lingkungan low profile, justru memilih perusahaan yang memiliki lingkungan high profile. Tentu saja ini kemudian menjadi kendala dalam penyesuaian diri terhadap pekerjaannya. Disamping itu, jobseeker banyak yang tidak menyesuaikan pekerjaan dengan apa yang ia sukai. Menurut Direktur ECC UGM, Nurhadi, hal ini diisebabkan mereka mulai melupakan passion mereka. “Jika ditanya pun, saat ini banyak mahasiswa bingung ingin menjadi apa,” jelas Nurhadi. Maka, tidak jarang diantara mereka setelah mendapatkan pekerjaan, memutuskan untuk keluar dari tempat kerja karena merasa tidak menemukan kenyamanan.

Mengatasi hal ini, Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng, D.Eng., menyarankan alangkah baiknya jika jobseeker memahami terlebih dahulu apa sebenarnyapassion mereka. Jobseeker harus memiliki tujuan yang jelas, perusahaan mana yang ingin dimasuki, dengan alasan sesuai passion mereka. ECC UGM juga memfasilitasi jobseeker dalam menemukan perusahaan yang sesuai melalui program Friday Indepth misalnya. Program ini mengundang berbagai perusahaan untuk melakukan presentasi. Diharapkan dengan cara inijobseeker lebih memahami seluk beluk berbagai perusahaan, sehingga mampu menentukan mana yang sesuai dengan passion yang dimiliki. [CN/RR/VIN/CRTV]

INTAN FITRIANA
AP202


Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar