Tips Praktis Menemukan Pekerjaan untuk Generasi Milenium

shares |

Tips Praktis Menemukan Pekerjaan untuk Generasi Milenium

Tidak ada keraguan tentang hal ini: Situasi kerja untuk generasi Milenium cukup berbeda daripada satu generasi sebelumnya yang sudah berpengalaman dalam bekerja. Bahkan sebagai pasar kerja yang telah pulih berdasarkan Resesi Besar (the Great Recession), pengangguran untuk generasi Milenium terus tetap tinggi bila dibandingkan dengan generasi lebih tua yang lebih berpengalaman dalam bekerja. Tidak seperti generasi Baby Boomer (1946-1964) dan generasi X (1965-1976), generasi Milenium tidak punya kemampuan untuk tinggal di satu pekerjaan selama bertahun-tahun, mendapatkan pengalaman dan promosi. Adapun tips-tips praktis bagaimana generasi Milenium dapat sukses selama pencarian kerja yang disesuaikan dengan kenyataan kondisi lingkungan kerja yang berubah.

 #1 Identifiksi yang Kamu Mau, Tetapi Tetaplah Fleksibel


Jenis pekerjaan apa yang kamu inginkan? Kapan mempertimbangkan pertanyaan ini, pikirkan pekerjaan apa yang kamu inginkan dalam sehari-hari, honor yang kamu butuhkan dan budaya seperti apa yang baik untukmu. (Inilah bagaimana untuk menemukan pekerjaan yang baik sesuai dengan kepribadian). Setelah kamu merasakan peranmu yang ideal (sesuai), lepaskan diri dari kesempurnaan.

Sebagai generasi Milenium, berharaplah bahwa jalanmu tidak akan selalu memotong untuk perkembangan dari tingkat awal ke tingkat menengah atau juga tingkat menengah ke tingkat senior.

#2 Kembangkan Jaringanmu dan Gunakan Jaringan itu untuk Mencari Pekerjaan

Generasi Milenium adalah generasi media sosial, jaringan teman-teman pada sosial media dapat dimanfaatkan dengan lebih daripada sekedar status saja. Koneksi itu berharga, dari sharing deskripsi pekerjaan yang belum di-posting, koneksimu dapat membantu dalam mencari pekerjaan. 


Miliki hubungan dengan kantor karir di kampus: Ini adalah sumber gratis yang dapat dimanfaatkan. Kantor karir di kampus dapat membantumu untuk mengetahui dimana tempat untuk mencari pekerjaan, menentukan sebuah lapangan pekerjaan yang sesuai dengan ketertarikanmu dan bahkan membantu dalam meninjau kembali isi lamaran pekerjaanmu dan membantu untuk mempersiapkan dirimu dalam wawancara pekerjaan.

Hadiri kegiatan perusahaan: Koneksi dalam kegiatan ini dapat memberikan gambaran pekerjaan dan dapat melakukan wawancara untuk mendapatkan informasi, dan juga kamu mendapatkan akses ke perusahaan tersebut.








#3 Bersiap untuk Melakukan Usaha yang Baik

Banyak proses pencarian pekerjaan yang menyebabkan frustasi berat. Mengapa kamu menulis cover letter ketika semua informasi sudah tertera di CV? Mengapa pewawancara mengajukan pertanyaan yang jelas terjawab di CV? Mengapa banyak sekali tahapan yang dibutuhkan? yakinkan untuk mengikuti langkah-langkah sebagai proses perjalanan lamaran kerja.


Serahkan lamaran kerjamu dengan tepat: Baca deskripsi pekerjaan dengan cermat sebelum menekan tombol send, dan pastikan Anda menyertakan semua berkas yang diminta, seperti persyaratan gaji, CV, referensi, dan lain sebagainya.

Koreksi, koreksi dan koreksi: Seperti langkah diatas, pikirkan hal-hal detail yang sering terlupakan. Kesalahan pengetikan atau kesalahan kecil dalam lamaranmu akan memiliki dampak yang besar dan membuat kamu terlihat rapi.

Ikuti etika wawancara: Hal ini berkaitan dengan memakai pakaian yang tepat untuk wawancara, mematikan teleponmu (atau setidaknya dibuat dalam mode sunyi) selama pertemuan, menyapa orang dengan sopan, dan menampilkan bahasa tubuh yang baik di seluruh percakapan. Jangan membawa orang lain seperti orang tua atau siapapun, selama wawancara berlangsung.

Persiapan untuk wawancara kerja: Pengusaha mengharapkan kamu untuk bersiap dalam wawancara. Jangan melewatkan hal yang harus kamu lakukan: kamu harus terbiasa dengan pertanyaan-pertanyaan wawancara, nyamanlah dengan menjawab pertanyaan, dan juga memiliki keakraban yang kuat dengan perusahaannya. Ketika kamu meneliti perusahaan sebelum wawancaramu, pastikan untuk memeriksa situs perusahaan sebaik-baiknya dan sosial media perusahaan.

Ucapkan terima kasih: Ini adalah etika akhir dan langkah yang cerdas. Pewawancara mengharapkan ucapan terima kasih yang diemail atau ditulisan tangan. Kesempatan besar untukmu dalam memberitahu bahwa kamu calon yang baik untuk diterima.


Inilah tips-tips yang boleh dipertimbangkan oleh semua generasi Milenium. Tips ini akan memberikan hasil yang sukses untukmu yang sedang mencari pekerjaan sesuai dengan kepribadianmu dan kondisi kerjamu.



by : Rizqi Annisa Rahma --- AP 201

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar