6 cara menghadapi rekan kerja yang keras kepala

shares |

  • Dalam dunia kerja kita pasti pernah berhadapan dengan seseorang yang sangat keras kepala, sehingga mau tidak mau kita harus bisa bersikap sabar dan pandai menjaga diri agar tidak terbawa situasi yang dapat mempersulit kita. Namun, adakalanya kita juga harus berani bersikap tegas supaya tidak diremehkan olehnya.
  • Orang yang sangat keras kepala memang menyebalkan, tetapi daripada bertengkar dengannya ada cara-cara yang lebih dewasa yang bisa kita coba untuk 'menjinakkannya', diantaranya:
  • 1. Intropeksi diri



  • Adakalanya sikap keras kepala seseorang hanya ditunjukkan ketika dia sedang berada di tempat kerja, tetapi saat sudah berada di rumah sikap tersebut bisa berubah total. Karena itu, sebelum menghakimi orang adalah lebih baik bila kita terlebih dahulu melakukan intropeksi ke dalam diri, karena biasanya seseorang tidak menyadari bahwa sebenarnya dia juga memiliki karakter yang sama dengan orang yang ingin dia ubah.
  • 2. Jangan berusaha mengubah dirinya

  • Sifat keras kepala seseorang bisa jadi adalah bagian dari dirinya, itu seperti anggota tubuh yang tidak mungkin untuk dipisahkan. Karena itu, janganlah berusah mengubah watak seseorang, tetapi berusahalah membuat dia memahami masalah sebenarnya yang sedang dihadapi.
  • 3. Cari tahu masa lalunya

  • Sifat keras kepala seseorang tidak diperoleh dengan sendirinya, pasti ada hal-hal yang melatarbelakangi bagaimana itu bisa terbentuk. Karena itu, tidak ada salahnya bila Anda mencari informasi mengenai latar belakang dia, agar bisa diketahui apa yang menjadi penyebab sehingga bisa dicarikan jalan tengah untuk menanganinya.
  • 4. Miliki kesabaran


  • Milikilah kesabaran ekstra karena tanpanya mustahil Anda dapat bertahan menghadapi watak orang yang keras kepala, tetapi pastikan juga bahwa kesabaran yang Anda miliki harus dilandasi dengan ketegasan serta rasionalitas, supaya Anda tetap bisa beradu argumen secara sehat dengannya.
  • 5. Terus terang

  • Seseorang yang keras kepala belum tentu dia benar, karena itu berterusteranglah dan jangan takut untuk menyampaikan pendapat bila merasa diri Anda benar serta memahami dengan baik masalah yang sedang dihadapi. Sikap terus terang dan blak-blakan biasanya akan membuat mereka yang keras kepala menjadi tidak berkutik.
  • 6. Pilih waktu yang tepat untuk berdiskusi dengannya

  • Tidak peduli betapa keras kepalanya dia selama dia masih manusia pasti memiliki hati nurani di dalamnya. Karena itu, pilihlah waktu yang tepat untuk berdiskusi dengannya dan jangan lakukan ketika suasana hatinya sedang tidak bahagia, pasti ide-ide yang ingin Anda sampaikan akan mudah dia pahami.
  • Sumber:keluarga.com
  • Azizah Aslamiyah
  • AP 202

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar